Cimahi, akarmusic.com – Operasi pencarian korban setelah bencana banjir bandang yang disertai tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, masih berlangsung hingga hari ini. Tim SAR gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, serta relawan terus bekerja keras mengevakuasi korban di lokasi yang tertimbun tanah dan lumpur.
Menurut Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohammad Syafii, sampai saat ini tim SAR telah menemukan total 29 jenazah dan menyerahkan tubuh korban kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi. Empat jenazah ditemukan hanya dalam operasi terbaru pada hari Senin lalu, sementara puluhan lainnya masih diperkirakan tertimbun di bawah material longsor.
Proses identifikasi yang dilakukan tim DVI terus berlanjut, dan dari ratusan jenazah yang telah dievakuasi beberapa di antaranya telah berhasil dikenali oleh keluarga mereka. Namun, pencarian masih difokuskan pada banyak titik yang sulit dijangkau karena medan yang berat serta kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil.
BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) menyatakan bahwa diperkirakan masih ada sekitar 60 sampai lebih dari 80 orang yang belum ditemukan dan kemungkinan masih tertimbun di bawah material tanah longsor. Hal ini memicu dilanjutkannya operasi SAR meskipun medan pencarian sangat menantang.
Untuk mempercepat proses pencarian, tim SAR juga telah menggunakan berbagai alat berat, termasuk sembilan unit alat berat dan alat pompa air guna mengangkat material longsor yang menutup akses ke sejumlah titik yang diduga menjadi titik terkuburnya korban.
Selain itu, unit anjing pelacak (K-9) dari Kepolisian Republik Indonesia dikerahkan untuk membantu tim SAR menemukan korban yang sulit dilihat oleh petugas manusia di area longsor yang sangat luas.
Situasi darurat juga mendorong pihak berwenang untuk meningkatkan bantuan logistik dan penanganan pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana ini. Bantuan logistik terus didistribusikan oleh Kementerian Sosial dan lembaga lainnya untuk mendukung kebutuhan dasar para korban yang selamat.
Status Tanggap Darurat dan Upaya Pemerintah
Pemerintah daerah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status darurat bencana di wilayah Cisarua, yang memungkinkan koordinasi lebih cepat antara BPBD, Basarnas, TNI, Polri, relawan, serta lembaga pemerintahan lainnya untuk mempercepat evakuasi dan bantuan kepada korban.








